Jumat, 23 Januari 2015

Kehidupan Baru di Seberang Pulau



Nama saya Asri Rahmawati, saya lahir di Sumedang pada tanggal 6 September 1995. Saya biasa dipanggil Asri, Aci atau Teteh tergantung siapa yang manggil. Saya anak pertama dari dua bersaudara. Adik saya bernama Rika Yulia, ia duduk di kelas satu SMP. Hobi saya membaca novel, traveling dan makan. Entah mengapa ketika sedang banyak pikiran saya selalu melampiaskannya dengan makan. Jadi tak salah kalau badan saya agak berisi alias gemuk. Saya ini orangnya agak sedikit pemalu dan tidak mudah bergaul dengan orang lain. Akan tetapi saya ini orang yang memiliki tekad kuat untuk melakukan hal yang diinginkan. Kata teman-teman, saya ini orangnya tidak perhitungan sama sesuatu. Atau dengan kata lain nggak pelit.
            Saya akan menceritakan tentang pendidikan saya dari masa awal sekolah sampai sekarang. Saya lulus TK pada tahun 2001 di TK RA-Kartini, SDN Lebakgede (2001-2007), SMPN Tanjungsari (2007-2010), SMAN Tanjungsari (2010-2013) dan saat ini saya kuliah di Universitas Tanjungpura Pontianak. Saat daftar sebagai peserta SBMPTN universitas pilihan pertama saya adalah Institut Pertanian Bogor. Tapi apalah daya, Allah telah berkehendak saya lolos dipilihan ketiga yaitu di Universitas Tanjungpura Pontianak.
            Sekarang saya sedang menjalani kuliah semester tiga. Awalnya berat sekalil menjalani ini semua. Harus kuliah ditempat yang asing. Tinggal disebuah provinsi dengan 14 kabupaten yang memiliki bahasanya tersendiri begitu membuat saya bingung pada awalnya. Hidup tanpa orang tua, saya kira akan menyenangkan. Tak akan ada lagi yang mengatur-atur kita. Tapi ternyata sakit, mungkin beginilah “Kita akan merasa seseorang itu berharga saat orang itu sudah tidak ada di sisi kita”.
            Cukup lama bagi saya untuk beradaptasi di pontianak ini. Bahkan sampai sekarang pun saya masih suka merasa ingin segera pulang. Saya selalu mencoba mengatasi itu semua dengan menelpon kedua orang tua di sumedang.
            Sebenarnya, banyak hal yang saya dapatkan dengan kuliah di Untan. Saya banyak mendapatkan ilmu. Tidak hanya ilmu perkuliahan  tapi juga ilmu berorganisasi. Lewat berorganisasi selama satu tahun setengah ini saya bisa ke Semarang dan Jogja untuk mengikuti Muskernas JRMN (Jaringan Rohis MIPA Nasional). Saya aktif diberbagai kepanitiaan. Dan saya juga menjadi salah satu perwakilan dari himpunan yang ikut menjadi pengurus Ikahimatika wilayah III. Bertemu dengan orang sunda di acara nasional sebagai perwakilan Kalimantan Barat bukan Bandung ataupun Jawa Barat itu rasanya sangat susah untuk di deskripsikan. Bangga, terharu karena bisa berdiri walaupun di daerah orang. Karena ada pepatah sunda yang mengatakan bahwa orang sunda itu nggak bisa hidup jauh dari daerah asalnya. Harus selalu berdekatan dengan keluarganya. Apalagi saya seorang gadis.
            Seberapa beratpun hidup ini kita harus tetap melaluinya. Rasa ikhlas dan sabar akan banyak membantu kita dalam melaluinya. Semuanya akan menjadi biasa sesuai dengan kebutuhan. Jangan pernah takut untuk meraih cita-cita karena tak perlu menunggu hebat untuk berani memulai apa yang kita inginkan. Hanya perlu mulai untuk menjadi hebat dan meraih yang kita impikan.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar