Nama saya Asri
Rahmawati, saya lahir di Sumedang pada tanggal 6 September 1995. Saya biasa
dipanggil Asri, Aci atau Teteh tergantung siapa yang manggil. Saya anak pertama
dari dua bersaudara. Adik saya bernama Rika Yulia, ia duduk di kelas satu SMP.
Hobi saya membaca novel, traveling dan makan. Entah mengapa ketika sedang
banyak pikiran saya selalu melampiaskannya dengan makan. Jadi tak salah kalau
badan saya agak berisi alias gemuk. Saya ini orangnya agak sedikit pemalu dan
tidak mudah bergaul dengan orang lain. Akan tetapi saya ini orang yang memiliki
tekad kuat untuk melakukan hal yang diinginkan. Kata teman-teman, saya ini
orangnya tidak perhitungan sama sesuatu. Atau dengan kata lain nggak pelit.
Saya
akan menceritakan tentang pendidikan saya dari masa awal sekolah sampai
sekarang. Saya lulus TK pada tahun 2001 di TK RA-Kartini, SDN Lebakgede (2001-2007),
SMPN Tanjungsari (2007-2010), SMAN Tanjungsari (2010-2013) dan saat ini saya
kuliah di Universitas Tanjungpura Pontianak. Saat daftar sebagai peserta SBMPTN
universitas pilihan pertama saya adalah Institut Pertanian Bogor. Tapi apalah
daya, Allah telah berkehendak saya lolos dipilihan ketiga yaitu di Universitas
Tanjungpura Pontianak.
Sekarang
saya sedang menjalani kuliah semester tiga. Awalnya berat sekalil menjalani ini
semua. Harus kuliah ditempat yang asing. Tinggal disebuah provinsi dengan 14
kabupaten yang memiliki bahasanya tersendiri begitu membuat saya bingung pada
awalnya. Hidup tanpa orang tua, saya kira akan menyenangkan. Tak akan ada lagi
yang mengatur-atur kita. Tapi ternyata sakit, mungkin beginilah “Kita akan
merasa seseorang itu berharga saat orang itu sudah tidak ada di sisi kita”.
Cukup
lama bagi saya untuk beradaptasi di pontianak ini. Bahkan sampai sekarang pun
saya masih suka merasa ingin segera pulang. Saya selalu mencoba mengatasi itu
semua dengan menelpon kedua orang tua di sumedang.
Sebenarnya,
banyak hal yang saya dapatkan dengan kuliah di Untan. Saya banyak mendapatkan
ilmu. Tidak hanya ilmu perkuliahan tapi
juga ilmu berorganisasi. Lewat berorganisasi selama satu tahun setengah ini
saya bisa ke Semarang dan Jogja untuk mengikuti Muskernas JRMN (Jaringan Rohis
MIPA Nasional). Saya aktif diberbagai kepanitiaan. Dan saya juga menjadi salah
satu perwakilan dari himpunan yang ikut menjadi pengurus Ikahimatika wilayah
III. Bertemu dengan orang sunda di acara nasional sebagai perwakilan Kalimantan
Barat bukan Bandung ataupun Jawa Barat itu rasanya sangat susah untuk di
deskripsikan. Bangga, terharu karena bisa berdiri walaupun di daerah orang.
Karena ada pepatah sunda yang mengatakan bahwa orang sunda itu nggak bisa hidup
jauh dari daerah asalnya. Harus selalu berdekatan dengan keluarganya. Apalagi saya seorang gadis.
Seberapa
beratpun hidup ini kita harus tetap melaluinya. Rasa ikhlas dan sabar akan
banyak membantu kita dalam melaluinya. Semuanya akan menjadi biasa sesuai
dengan kebutuhan. Jangan pernah takut untuk meraih cita-cita karena tak perlu
menunggu hebat untuk berani memulai apa yang kita inginkan. Hanya perlu mulai
untuk menjadi hebat dan meraih yang kita impikan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar